Jasindo Perkuat Perlindungan Aset Bukit Asam

Tiga Produk Asuransi Menjadi Fokus Sosialisasi Jasindo

Jasindo dan Bukit Asam Perkuat Strategi Perlindungan Aset

Perusahaan pertambangan membutuhkan lebih dari sekadar teknologi dan sumber daya untuk menjaga kelangsungan bisnis. Mereka juga harus memastikan setiap aset terlindungi dari berbagai risiko yang berpotensi mengganggu operasional. Oleh karena itu, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo memperkuat kolaborasi dengan PT Bukit Asam (Persero) Tbk melalui program pengelolaan risiko dan perlindungan aset Bukit Asam.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Polis dan Manajemen Risiko Tahun 2026 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 1–4 November 2026. Melalui kegiatan ini, kedua perusahaan berupaya menyelaraskan pemahaman mengenai perlindungan asuransi dengan kebutuhan operasional pertambangan. Selain membahas ketentuan polis, agenda tersebut juga memberikan kesempatan untuk mengevaluasi berbagai potensi risiko yang dapat memengaruhi aset perusahaan.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menjelaskan bahwa perusahaan perlu memahami perlindungan asuransi secara menyeluruh. Menurutnya, asuransi tidak hanya berfungsi memberikan jaminan ketika risiko terjadi, tetapi juga membantu perusahaan mengenali potensi gangguan sejak awal. Dengan demikian, perusahaan dapat mempersiapkan langkah mitigasi yang tepat untuk menjaga aset dan keberlangsungan kegiatan bisnisnya.

Tiga Produk Asuransi Menjadi Fokus Sosialisasi Jasindo

Dalam agenda tersebut, Jasindo memperkenalkan sejumlah produk perlindungan yang berkaitan dengan aset dan aktivitas operasional Bukit Asam. Materi utama mencakup Property All Risks (PAR), Earthquake (EQ), serta Construction Plant and Machinery (CPM). Ketiga jenis perlindungan tersebut memiliki cakupan dan ketentuan pertanggungan yang perlu dipahami sesuai karakteristik risiko masing-masing.

Property All Risks memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko kerusakan atau kehilangan properti sesuai ketentuan polis. Sementara itu, Earthquake berkaitan dengan perlindungan terhadap risiko gempa bumi. Adapun Construction Plant and Machinery memberikan perlindungan terhadap peralatan konstruksi dan mesin sesuai ruang lingkup pertanggungannya.

Selain memperkenalkan produk, Jasindo juga menjelaskan manfaat, batasan, serta persyaratan setiap perlindungan. Oleh sebab itu, pihak Bukit Asam dapat memahami hak dan kewajibannya ketika menghadapi suatu kejadian. Tidak hanya itu, pemahaman terhadap isi polis membantu perusahaan mengevaluasi kesesuaian perlindungan dengan kebutuhan aset yang digunakan dalam kegiatan pertambangan.

Tiga Produk Asuransi Menjadi Fokus Sosialisasi Jasindo

Survei Risiko dan Evaluasi Klaim Perkuat Mitigasi Operasional

Tidak hanya membahas produk asuransi, kegiatan tersebut juga menghadirkan pemaparan hasil survei risiko Bukit Asam. Hasil survei menjadi bahan diskusi untuk memahami kondisi risiko perusahaan dan memperkuat langkah pengendalian yang diperlukan. Melalui evaluasi tersebut, kedua pihak dapat membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan perlindungan aset dan potensi gangguan operasional.

Selain itu, agenda sosialisasi mencakup pembaruan informasi mengenai penanganan klaim bersama konsultan. Pembahasan ini penting karena perusahaan perlu memahami prosedur klaim, persyaratan dokumen, serta tahapan penyelesaian ketika terjadi peristiwa yang masuk dalam cakupan pertanggungan. Dalam kesempatan yang sama, Indonesia Financial Group (IFG) turut memberikan presentasi untuk melengkapi materi pengelolaan risiko.

Lebih lanjut, Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema Widayana, menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara perusahaan asuransi dan pihak tertanggung. Menurutnya, koordinasi yang baik membantu kedua pihak memahami perubahan kebutuhan perlindungan serta karakteristik risiko perusahaan. Dengan demikian, pengelolaan risiko dapat berjalan lebih terarah dan tidak hanya mengandalkan tindakan setelah kerugian terjadi.

Bukit Asam Nilai Mitigasi Risiko Penting bagi Keberlanjutan Bisnis

Dari pihak Bukit Asam, Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Eko Prayitno, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan sosialisasi bersama Jasindo. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk memperdalam pemahaman mengenai perlindungan aset sekaligus mengevaluasi pengelolaan risiko yang berkaitan dengan kegiatan operasional.

Menurut Eko, mitigasi risiko secara menyeluruh menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran bisnis perusahaan. Hal ini tidak terlepas dari aktivitas pertambangan yang melibatkan berbagai aset, peralatan, dan fasilitas yang membutuhkan pengelolaan secara cermat. Karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa perlindungan yang tersedia sesuai dengan kebutuhan dan potensi risiko yang dihadapi.

Selain memperdalam pemahaman mengenai polis, diskusi bersama Jasindo juga membuka kesempatan untuk membahas berbagai tantangan operasional. Sementara itu, koordinasi antara kedua perusahaan diharapkan terus berkembang untuk memperkuat kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan risiko.

Eko berharap sinergi dengan Asuransi Jasindo terus memberikan manfaat dalam menjaga aset dan mendukung keberlanjutan bisnis Bukit Asam. Dengan adanya komunikasi dan evaluasi bersama, perusahaan dapat membangun sistem perlindungan yang lebih terintegrasi.

Bukit Asam Nilai Mitigasi Risiko Penting bagi Keberlanjutan Bisnis

Jasindo Perkuat Peran sebagai Mitra Manajemen Risiko Bukit Asam

Kolaborasi dengan Bukit Asam sekaligus mempertegas komitmen Jasindo dalam menjalankan peran sebagai Risk Management Partner (RMP). Artinya, Jasindo tidak hanya menyediakan produk asuransi, tetapi juga memberikan pendampingan agar mitra perusahaan mampu memahami, mengantisipasi, dan mengelola potensi risiko. Pendekatan tersebut semakin relevan bagi perusahaan sektor pertambangan yang membutuhkan perlindungan aset secara berkelanjutan.

Brellian Gema Widayana menegaskan bahwa kemitraan yang kuat membutuhkan kepercayaan, komunikasi, dan komitmen jangka panjang. Oleh karena itu, Jasindo berharap hubungan kerja sama dengan Bukit Asam terus memberikan nilai tambah, khususnya dalam memperkuat pengelolaan risiko dan menjaga keberlangsungan bisnis.

Bagi Bukit Asam, pemahaman terhadap polis, hasil survei risiko, dan mekanisme penanganan klaim menjadi bekal penting dalam meningkatkan kesiapan operasional. Di sisi lain, Jasindo dapat memperkuat kontribusinya melalui solusi perlindungan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Pada akhirnya, perlindungan aset Bukit Asam bukan sekadar persoalan pembayaran klaim ketika kerugian terjadi. Lebih dari itu, strategi tersebut mencakup upaya mengenali risiko, menyiapkan mitigasi, dan membangun koordinasi agar kegiatan pertambangan dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan sinergi yang terus berkembang, kedua perusahaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan bisnis dan mendukung keberlanjutan industri pertambangan nasional.

-5%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.757.500.

👁 4273 kali

-12%
Original price was: Rp2.000.000.Current price is: Rp1.760.000.

👁 2760 kali

-5%
Original price was: Rp2.000.000.Current price is: Rp1.900.000.

👁 3913 kali

-12%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.628.000.

👁 3111 kali

👁️ Dilihat 29 kali