Category Archives: Kael Edukasi

Kael Leather Goods Adalah Brand Lokal Indonesia Yang Berdiri Pada Tahun 2012 Dan Bergerak Dibidang Penjualan Aksesoris Berbahan Kulit Asli.

Cara Menyimpan Tas Kulit dengan Benar Agar Awet

Tas kulit membutuhkan perhatian khusus agar tetap awet dan terlihat bagus. Penyimpanan yang tepat merupakan salah satu aspek penting dalam merawat tas kulit Anda. Dalam artikel ini, Sahabat Kael Leather Goods akan menemukan cara menyimpan tas kulit dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga dalam jangka panjang.

Cara Menyimpan Tas Kulit dengan Benar Agar Awet - Kael Leather Goods

1. Bersihkan Tas Kulit Sebelum Menyimpannya

Langkah pertama dalam merawat tas kulit adalah memastikan tas dalam keadaan bersih sebelum disimpan. Oleh karena itu, selalu gunakan kain lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran pada permukaan tas. Jika terdapat noda, gunakan sabun khusus kulit untuk membersihkannya. Setelah itu, pastikan tas benar-benar kering sebelum disimpan. Hal ini sangat penting untuk menghindari timbulnya jamur atau kerusakan pada bahan kulit akibat kelembapan.

2. Isi Tas Kulit dengan Bahan yang Menjaga Bentuknya

Selanjutnya, penting untuk menjaga bentuk tas kulit agar tidak penyok atau tertekuk saat disimpan. Untuk itu, isilah tas dengan bahan pengisi yang lembut, seperti kertas tissue, busa, atau kantong udara. Dengan demikian, tas akan tetap terjaga bentuknya dan tidak berubah bentuk seiring berjalannya waktu. Namun, pastikan bahan yang digunakan tidak terlalu keras, agar tidak memberikan tekanan yang berlebihan pada kulit.

3. Pilih Tempat Penyimpanan yang Tepat

Memilih tempat penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas tas kulit. Sebagai contoh, simpan tas kulit di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Selain itu, hindari tempat yang lembap karena dapat merusak bahan kulit. Jika memungkinkan, pilihlah lemari yang memiliki suhu terjaga agar tas tidak terpengaruh oleh perubahan cuaca yang ekstrem.

4. Gunakan Sarung atau Kantong Penyimpanan

Untuk melindungi tas kulit dari debu dan goresan, simpan tas dalam sarung atau kantong penyimpanan khusus. Dengan demikian, tas akan terlindungi dengan baik dan tidak mudah kotor. Selain itu, sarung penyimpanan yang terbuat dari bahan kain atau katun memungkinkan tas tetap “bernapas” dan terhindar dari kelembapan yang bisa merusak kulit.

5. Hindari Menyimpan Tas Kulit dalam Kondisi Terlalu Penuh

Menyimpan tas kulit dalam keadaan terlalu penuh atau tertekan dapat menyebabkan kerusakan. Oleh karena itu, pastikan tas tidak terisi barang yang terlalu berat. Sebaiknya, simpan tas dalam keadaan kosong atau hanya berisi barang-barang ringan agar kulit tas tidak meregang dan tetap terjaga elastisitasnya.

6. Jaga Tas Kulit Agar Tetap Terhidrasi

Kulit tas memerlukan kelembapan agar tetap elastis dan tidak mudah kering. Untuk itu, gunakan produk perawatan kulit, seperti conditioner khusus untuk tas kulit. Setelah itu, oleskan produk perawatan secara merata pada permukaan tas dan biarkan tas menyerapnya dengan baik sebelum disimpan. Langkah ini akan menjaga tas tetap halus dan terhindar dari keretakan.

Kesimpulan

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, tas kulit Anda akan tetap terjaga kualitasnya dan awet dalam jangka panjang. Penyimpanan yang tepat sangat penting dalam merawat tas kulit, dan dengan sedikit perhatian, Anda bisa menjaga tas kesayangan tetap terlihat baru. Jadi, pastikan Sahabat Kael Leather Goods menyimpan tas kulit dengan cara yang benar agar selalu awet dan fungsional.

Baca Juga : Sejarah Ferrari dari Masa ke Masa: Legenda yang Terus Berkendara

Sejarah Cap Go Meh: Asal Usul dan Makna Perayaan yang Penuh Warna

Cap Go Meh adalah perayaan yang sangat penting dalam budaya Tionghoa, berlangsung pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek. Perayaan ini penuh dengan tradisi dan simbolisme, namun tahukah Sahabat Kael Leather Goods apa yang mendasari munculnya Cap Go Meh? Mari kita telusuri sejarah Cap Go Meh dan makna yang terkandung di dalamnya.

Sejarah Cap Go Meh: Asal Usul dan Makna Perayaan yang Penuh Warna - Kael Leather Goods

Asal Usul Cap Go Meh

Cap Go Meh berasal dari bahasa Hokkian, di mana “Cap Go” berarti lima belas dan “Meh” berarti malam. Dengan demikian, Cap Go Meh secara harfiah berarti “Malam Lima Belas,” yang merujuk pada malam ke-15 setelah perayaan Imlek. Cap Go Meh menandai berakhirnya perayaan Tahun Baru Imlek yang berlangsung selama 15 hari. Tradisi ini sudah ada sejak zaman Dinasti Tang di Tiongkok, lebih dari seribu tahun yang lalu.

Tradisi dan Kepercayaan yang Mendasari Cap Go Meh

Perayaan Cap Go Meh memiliki akar yang dalam dalam tradisi Tionghoa. Salah satu kepercayaan yang mendasarinya adalah bahwa pada malam Cap Go Meh, bulan purnama akan muncul, menandai berakhirnya musim dingin dan dimulainya musim semi. Hal ini membawa simbol harapan baru, kehidupan yang lebih baik, dan kemakmuran bagi masyarakat Tionghoa.

Selain itu, Cap Go Meh juga terkait dengan cerita legenda tentang seorang dewa atau roh yang dipercayai datang ke dunia pada malam bulan purnama. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa malam ini adalah waktu yang tepat untuk mengusir roh-roh jahat dan memohon keberuntungan serta kesehatan sepanjang tahun.

Cap Go Meh Sebagai Puncak Perayaan Imlek

Cap Go Meh tidak hanya menandai akhir dari perayaan Imlek, tetapi juga menjadi puncak kegembiraan. Pada masa lalu, perayaan ini diisi dengan berbagai acara besar, seperti arak-arakan, pertunjukan seni, serta tarian Barongsai. Hal ini menjadi simbol dari kegembiraan yang menyertai perubahan tahun dalam kalender lunar Tionghoa.

Tak hanya itu, Cap Go Meh juga dipandang sebagai waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Masyarakat Tionghoa merayakannya dengan makan bersama, menghidangkan makanan khas seperti kue keranjang, dan berbagi kebahagiaan dengan orang-orang terdekat.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Cap Go Meh adalah perayaan yang kaya akan sejarah dan makna. Berawal dari tradisi kuno di Tiongkok, perayaan ini terus hidup dalam budaya Tionghoa hingga kini. Cap Go Meh bukan hanya sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek, tetapi juga sebagai simbol harapan, kebersamaan, dan keberuntungan. Dengan segala tradisi yang menyertainya, Cap Go Meh tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Tionghoa.

Baca Juga : Cara Membedakan Tas Kulit Asli dan Palsu agar Tak Tertipu

Panduan Lengkap Perawatan Tas Kulit

Tas kulit adalah salah satu aksesori fashion yang bernilai tinggi dan memberikan kesan elegan. Namun, untuk menjaga tampilan dan daya tahannya, tas kulit membutuhkan perawatan khusus. Dalam artikel ini, Sahabat Kael Leather Goods akan menemukan panduan lengkap perawatan tas kulit agar tetap awet, lentur, dan terlihat seperti baru.

Panduan Lengkap Perawatan Tas Kulit - kael Leather Goods

Mengapa Perawatan Tas Kulit itu Penting?

Tas kulit rentan terhadap:

  • Goresan
  • Noda membandel
  • Perubahan warna akibat paparan sinar matahari

Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa menjaga keindahan tas sekaligus memperpanjang umurnya. Tas kulit yang dirawat dengan baik juga akan lebih tahan terhadap kerusakan seperti retak atau pecah pada permukaannya.

Langkah-Langkah Perawatan Tas Kulit agar Tetap Awet

1. Bersihkan Tas Secara Rutin

Gunakan kain lembut atau kain mikrofiber untuk membersihkan permukaan tas dari debu dan kotoran ringan. Bersihkan setiap kali selesai digunakan untuk menghindari penumpukan kotoran yang dapat merusak kulit.

2. Gunakan Pembersih Khusus Kulit

Untuk noda membandel, gunakan pembersih khusus kulit yang dirancang agar tidak merusak bahan. Hindari produk berbahan dasar alkohol atau air, karena dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan pecah.

3. Melembapkan dengan Kondisioner Kulit

Kulit membutuhkan kelembapan agar tetap lentur dan tidak retak. Oleskan kondisioner kulit sebulan sekali, terutama di area yang sering terlipat. Pilih kondisioner yang berkualitas untuk memastikan hasil terbaik.

4. Simpan dengan Benar

  • Gunakan dust bag atau kantong kain: Ini akan melindungi tas dari debu dan goresan.
  • Isi tas dengan kertas atau kain lembut: Untuk mempertahankan bentuknya. Jangan gunakan koran karena tinta bisa menodai bagian dalam tas.
  • Hindari penyimpanan dalam plastik: Plastik dapat menjebak kelembapan, yang bisa menyebabkan jamur.

5. Hindari Kelembapan Berlebih

Simpan tas di tempat yang kering dan jauh dari sumber kelembapan seperti kamar mandi. Kelembapan tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan kerusakan bahan kulit.

6. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Paparan sinar matahari dalam waktu lama dapat menyebabkan kulit memudar dan kehilangan kelembapannya. Simpan tas di tempat sejuk dan jauhkan dari sumber panas seperti radiator.

Baca Juga : Sepatu Boots Moctoe Shoes dari Kael Leather Goods: Kombinasi Gaya dan Kualitas Terbaik

Kenapa Angpao Identik dengan Warna Merah?

Setiap perayaan Tahun Baru Imlek, angpao menjadi salah satu tradisi yang paling ditunggu-tunggu. Angpao adalah amplop berisi uang yang diberikan sebagai simbol keberuntungan. Namun, tahukah Sahabat Kael Leather Goods mengapa angpao selalu berwarna merah? Mari kita telusuri makna dan alasan di balik warna merah pada angpao.

Kenapa Angpao Identik dengan Warna Merah? - Kael Leather Goods

Makna Warna Merah dalam Budaya Tionghoa

Dalam budaya Tionghoa, warna merah memiliki makna yang sangat mendalam. Warna ini melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan kemakmuran. Oleh karena itu, warna merah sering digunakan dalam berbagai perayaan, termasuk Tahun Baru Imlek, pernikahan, dan acara penting lainnya.

Selain itu, merah juga diyakini sebagai warna yang mampu mengusir roh jahat. Legenda menyebutkan bahwa makhluk mitologi bernama Nian takut dengan warna merah dan suara keras. Oleh sebab itu, warna merah sering digunakan dalam dekorasi Imlek untuk menangkal energi negatif.

Angpao sebagai Simbol Keberuntungan

Angpao bukan hanya sekadar hadiah uang, tetapi juga simbol doa dan harapan baik bagi penerimanya. Orang yang memberikan angpao berharap agar si penerima mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan sepanjang tahun.

Warna merah pada angpao memperkuat makna positif ini. Dengan memberikan angpao berwarna merah, pemberi berharap agar penerima mendapatkan keberkahan dan keberuntungan yang melimpah. Oleh karena itu, memilih angpao dengan warna merah menjadi bagian penting dari tradisi ini.

Mengapa Tidak Menggunakan Warna Lain?

Selain merah, ada banyak warna lain yang melambangkan keberuntungan. Namun, beberapa warna dianggap kurang cocok atau bahkan membawa makna negatif dalam budaya Tionghoa. Misalnya:

  • Putih dan hitam sering dikaitkan dengan duka dan upacara pemakaman, sehingga tidak digunakan dalam perayaan bahagia seperti Imlek.
  • Biru dan hijau memang melambangkan ketenangan dan pertumbuhan, tetapi tidak memiliki makna keberuntungan yang sekuat merah.

Karena itulah, merah tetap menjadi warna utama dalam tradisi angpao, mengingat maknanya yang erat dengan kebahagiaan dan keberuntungan.

Kesimpulan

Angpao identik dengan warna merah karena makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Merah melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan perlindungan dari roh jahat. Selain itu, warna merah dipercaya dapat membawa berkah bagi penerima angpao.

Jadi, saat merayakan Tahun Baru Imlek, pastikan Anda memberikan angpao merah untuk menyebarkan kebahagiaan dan keberuntungan kepada orang-orang terdekat!

Baca Juga : Imlek 2025 Shio Apa yang Beruntung di Tahun Ular Kayu

Sejarah Ferrari dari Masa ke Masa: Legenda yang Terus Berkendara

Ferrari, merek mobil legendaris asal Italia, telah menjadi simbol kemewahan, kecepatan, dan inovasi. Sejak didirikan oleh Enzo Ferrari pada tahun 1939, merek ini telah menorehkan sejarah panjang yang penuh prestasi. Berikut ini Sahabat Kael Leather Goods adalah perjalanan Ferrari dari masa ke masa yang menjadikannya raja di dunia otomotif.

Sejarah Ferrari dari Masa ke Masa: Legenda yang Terus Berkendara - Kael Leather Goods

Awal Mula Ferrari: Dari Enzo Ferrari ke Marque Terkenal

Pada tahun 1939, Enzo Ferrari mendirikan Auto Avio Costruzioni. Namun, mobil pertama yang membawa nama Ferrari baru lahir pada tahun 1947, dengan model 125 S yang dilengkapi mesin V12 buatan Gioachino Colombo. Dari sini, Ferrari mulai dikenal sebagai produsen mobil sport dengan performa luar biasa dan desain ikonik.

Perkembangan Ferrari di Dunia Balap

Tidak hanya dikenal dengan mobil produksi untuk jalan raya, Ferrari juga mencatatkan namanya dalam dunia balap, terutama Formula 1. Pada tahun 1950, Ferrari menjadi tim pertama yang berkompetisi di Kejuaraan Dunia Formula 1. Sejak saat itu, Ferrari mendominasi ajang balap dengan banyak kemenangan, termasuk gelar juara dunia yang diraih oleh pembalap seperti Juan Manuel Fangio, Alberto Ascari, dan Michael Schumacher. Keberhasilan di sirkuit balap ini menjadi salah satu alasan mengapa Ferrari tetap relevan hingga kini.

Ferrari di Era Modern: Inovasi dan Performa Tinggi

Sejarah Ferrari dari Masa ke Masa: Legenda yang Terus Berkendara - Kael Leather Goods

Di tahun 2000-an, Ferrari meluncurkan sejumlah model yang mengukuhkan statusnya sebagai produsen mobil supercar terkemuka. Model seperti Ferrari Enzo dan LaFerrari menjadi simbol kecanggihan teknologi dan desain. Ferrari juga terus berinovasi dengan memperkenalkan mobil hybrid pertama mereka, LaFerrari, yang memadukan mesin V12 dengan motor listrik untuk performa maksimal.

Ferrari dan Keberlanjutan: Menyongsong Masa Depan

Kini, Ferrari tak hanya fokus pada performa dan kemewahan, tetapi juga pada keberlanjutan. Perusahaan ini berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon melalui pengembangan mobil listrik dan hybrid. Meskipun demikian, semangat Ferrari untuk tetap mempertahankan karakter performa dan kualitas tinggi tak pernah luntur.

Kesimpulan: Ferrari, Ikon yang Tak Pernah Pudar

Dari model pertama yang sederhana hingga mobil supercar masa kini, Ferrari terus menunjukkan eksistensinya sebagai merek otomotif yang legendaris. Berkat inovasi, dedikasi, dan sejarah panjang yang kaya, Ferrari berhasil mempertahankan tempatnya di hati para penggemar mobil di seluruh dunia. Masa depan Ferrari tampaknya akan terus gemilang, dengan menghadirkan teknologi dan desain yang selalu memukau.

Baca Juga : Messenger Bag Houston: Pilihan Tepat untuk Gaya dan Fungsionalitas

5 CEO Perempuan Pendiri Startup di Indonesia

Jiwa kepemimpinan atau leadership kerap disangkut pautkan dengan gender. Biasanya, pria selalu dinilai punya jiwa pemimpin yang lebih baik dibandingkan perempuan sehingga sering kali dipilih untuk memimpin sebuah organisasi atau perusahaan. Padahal, siapa saja bisa menjadi pemimpin, baik perempuan maupun pria.

5 CEO Perempuan Pendiri Startup di Indonesia - Kael Leather Goods

Beberapa CEO perempuan di Indonesia ini membuktikan bahwa mereka mampu memimpin perusahaan dengan baik. Bahkan, bukan hanya sebagai pemimpin, tapi juga pendiri dari perusahaan-perusahaan perintis alias startup di Indonesia. 

Penasaran siapa saja CEO perempuan di startup Indonesia? Check this out, Sahabat Kael!

Amanda Susanti Cole

Pernah dengar startup Sayurbox? Pendirinya ternyata seorang perempuan, lho! Dia adalah Amanda Susanti Cole. 

Perempuan kelahiran tahun 1990 ini bahkan berhasil masuk daftar ‘30 Under 30 Forbes 2019′ karena kerja kerasnya membangun bisnis di bidang teknologi dan groceries. Keren, ya?

Sabrina dan Sarah Soewatdy

Sabrina Soewatdy dan Sarah Soewatdy adalah kakak beradik pendiri startup Rukita, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi properti. Perusahaan ini mereka dirikan pada tahun 2019. 

Meskipun masih tergolong baru, pemesanan mereka sudah mencapai 1,7 juta malam selama tiga tahun terakhir. Jika ditotalkan, sudah ada 11 ribu penghuni tinggal di jaringan properti Rukita.

Diajeng Lestari

Brand HIJUP tentu sudah tidak asing lagi, terutama bagi penggiat di bidang fashion.  Dengan bermodalkan keberanian, Diajeng Lestari pun mendirikan HIJUP, sebuah e-commerce yang bergerak di bidang fashion muslim.

Hal ini tentu tidak mudah, bahkan usaha Diajeng ini sampai dipandang sebelah mata.  Namun, perempuan kelahiran 1986 ini membuktikan bahwa ia dan perusahaan yang didirikannya bisa sukses. 

Yaumi Fauziah

CEO perempuan di Indonesia berikutnya adalah Yaumi Fauziah. Perempuan bernama lengkap Yaumi Fauziah Sugiharta ini diketahui CEO sekaligus pendiri dari BASE, perusahaan startup kecantikan dan wellness Direct-to-Consumer (DTC). Yaumi memiliki keinginan untuk memberikan impact besar bagi lingkungan dan masyarakat. Inilah yang menjadi motivasinya mendirikan BASE.

Kini, perusahaan yang didirikannya bersama Ratih Permata Sari ini sudah mengeluarkan berbagai produk perawatan kulit, seperti face wash, toner, serum, moisturizersunscreen, masker, sampai lip product.

Samira Shihab dan Aliya Amitra

Lagi mencari fashion item preloved dengan kualitas terbaik? Kalau begitu, Tinkerlust bisa menjadi pilihan kamu. 

Marketplace yang fokus menjual fashion item preloved ini ternyata didirikan oleh perempuan, lho Sahabat Kael. Mereka adalah Samira Shihab dan Aliya Amitra.

Ide untuk mendirikan Tinkerlust ini berangkat dari permasalahan lemari pakaian mereka yang sudah penuh dan menumpuk. Alhasil, banyak barang yang tidak terpakai meskipun kualitasnya masih sangat bagus. 

Akhirnya, Tinkerlust hadir sebagai solusi bagi kamu yang sedang mencari maupun ingin menjual fashion item preloved secara online.

Baca Juga : BMW M4 Coupe 2025: Mobil Mewah yang Mencuri Perhatian

Mengapa Backpack Kulit Merupakan Pilihan Terbaik untuk Perjalanan Anda

Ketika merencanakan perjalanan, memilih tas yang tepat menjadi salah satu prioritas. Backpack berbahan kulit adalah pilihan sempurna bagi Anda yang mengutamakan gaya, kenyamanan, dan daya tahan. Berikut adalah alasan mengapa backpack/ransel kulit harus menjadi andalan dalam setiap perjalanan Sahabat Kael Leather Goods.

Mengapa Backpack Kulit Merupakan Pilihan Terbaik untuk Perjalanan Anda - Kael Leather Goods

1. Daya Tahan yang Luar Biasa

Backpack kulit terkenal karena kekuatannya. Bahan kulit asli memiliki ketahanan terhadap goresan dan aus, menjadikannya pilihan yang ideal untuk perjalanan jangka panjang. Selain itu, dengan perawatan yang tepat, tas kulit dapat bertahan bertahun-tahun tanpa kehilangan kualitasnya.

Tidak hanya itu, backpack kulit juga mampu menahan perubahan cuaca ekstrem, seperti panas, dingin, atau hujan ringan. Hal ini memastikan barang-barang Anda tetap aman selama perjalanan.

2. Tampilan yang Elegan dan Timeless

Jika Anda menginginkan tas yang tetap terlihat stylish di setiap kesempatan, backpack kulit adalah jawabannya. Desainnya yang elegan dan klasik membuatnya cocok untuk berbagai situasi, baik untuk perjalanan bisnis, liburan, maupun kegiatan sehari-hari.

Kulit asli juga memiliki karakteristik unik yang semakin menarik seiring waktu. Semakin sering digunakan, backpack kulit akan membentuk patina alami yang menambah pesonanya.

3. Fungsional dan Praktis

Backpack kulit modern dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna. Biasanya, tas ini dilengkapi dengan beberapa kompartemen yang memungkinkan Anda menyimpan barang secara terorganisir. Dari laptop, dokumen, hingga pakaian, semuanya dapat disimpan dengan mudah.

Beberapa model bahkan memiliki kantong tersembunyi yang memberikan keamanan ekstra untuk barang berharga seperti dompet atau paspor. Fitur ini sangat berguna, terutama saat bepergian ke tempat-tempat ramai.

4. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Menggunakan backpack kulit tidak hanya tentang fungsionalitas, tetapi juga tentang membangun citra diri. Tas ini memberikan kesan profesional dan percaya diri, terutama jika Anda menggunakannya untuk perjalanan bisnis.

Selain itu, backpack kulit mencerminkan selera yang baik dan perhatian terhadap detail, yang dapat meningkatkan kesan positif di mata orang lain.

Kesimpulan

Backpack kulit adalah investasi yang sempurna untuk menemani perjalanan Anda. Dengan daya tahan, tampilan elegan, dan fungsionalitasnya, tas ini menawarkan kombinasi terbaik antara gaya dan kenyamanan.

Pilih backpack kulit berkualitas untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Dengan perawatan yang tepat, tas ini akan menjadi teman setia Anda dalam setiap petualangan, memberikan nilai lebih yang tak tertandingi.

Baca Juga : Kelebihan Tas Kulit Asli: Investasi yang Tahan Lama dan Elegan

Cara Membedakan Tas Kulit Asli dan Palsu agar Tak Tertipu

Tas kulit sering menjadi simbol gaya dan kualitas. Namun, banyaknya produk imitasi di pasaran membuat pembeli harus ekstra hati-hati. Agar Sahabat Kael tidak salah memilih, berikut adalah cara membedakan tas kulit asli dan palsu dengan mudah.

Cara Membedakan Tas Kulit Asli dan Palsu agar Tak Tertipu - Kael Leather Goods

1. Perhatikan Tekstur dan Pola Kulit

Kulit asli memiliki tekstur yang tidak seragam karena berasal dari bahan alami. Anda akan menemukan pori-pori kecil atau pola yang unik pada setiap tas. Sebaliknya, tas kulit palsu sering memiliki pola yang terlalu sempurna atau terlihat seperti hasil cetakan.

Selain itu, tas kulit asli terasa lebih lembut namun tetap kokoh saat disentuh. Jika teksturnya terlalu halus atau terasa seperti plastik, besar kemungkinan itu adalah tas kulit sintetis.

2. Uji Aroma Kulit

Aroma tas kulit asli memiliki ciri khas tersendiri, yaitu bau kulit alami yang sedikit menyengat tetapi menyenangkan. Berbeda dengan kulit palsu yang sering kali berbau seperti bahan kimia atau plastik. Jika memungkinkan, cobalah mencium aroma tas sebelum memutuskan untuk membelinya.

3. Periksa Label dan Jahitan

Tas kulit asli biasanya mencantumkan label seperti “genuine leather” atau “full-grain leather.” Perhatikan detail pada label tersebut untuk memastikan keasliannya. Selain itu, periksa kualitas jahitan. Jahitan tas kulit asli cenderung lebih rapi dan kuat karena menggunakan teknik khusus untuk mempertahankan ketahanan tas.

4. Uji Elastisitas dan Ketahanan

Cobalah menekan atau melipat permukaan tas. Kulit asli akan meninggalkan bekas lipatan ringan yang perlahan menghilang, sedangkan kulit sintetis sering kali tidak menunjukkan perubahan. Elastisitas kulit asli juga lebih baik dibandingkan kulit palsu yang cenderung kaku.

5. Kenali Harga yang Wajar

Harga juga bisa menjadi indikator penting. Tas kulit asli umumnya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan tas kulit palsu. Jika harga terlalu murah untuk produk yang diklaim terbuat dari kulit asli, ada baiknya Anda mempertanyakan keasliannya.

Kesimpulan

Memahami perbedaan antara tas kulit asli dan palsu adalah langkah penting agar Anda tidak tertipu. Dengan memperhatikan tekstur, aroma, label, serta harga, Anda dapat memastikan bahwa tas yang Anda beli memiliki kualitas terbaik.

Jangan ragu untuk bertanya kepada penjual atau meminta sertifikat keaslian jika masih ragu. Dengan begitu, Sahabat Kael dapat menikmati produk berkualitas yang tahan lama dan bernilai tinggi.

Baca Juga : Backpack Kingpeak: Keunggulan dan Kualitas dari Kael

Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Non-Fiksi: Ini Perbedaannya

Buku merupakan salah satu sumber pengetahuan dan hiburan yang tak tergantikan. Buku dapat dibagi menjadi dua kategori utama: fiksi dan non-fiksi. Meskipun keduanya sama-sama bermanfaat, unsur-unsur yang membentuk buku fiksi dan non-fiksi sangat berbeda. Dalam artikel ini Sahabat Kael Leather Goods, kita akan membahas perbedaan antara buku fiksi dan non-fiksi, serta unsur-unsur yang ada dalam masing-masing jenis buku tersebut.

Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Non-Fiksi: Ini Perbedaannya - Kael Leather Goods

Unsur-Unsur Buku Fiksi

Buku fiksi adalah karya yang bersifat imajinatif dan sering kali menghadirkan cerita yang tidak benar-benar terjadi. Meskipun bisa didasarkan pada pengalaman nyata, buku fiksi memberikan kebebasan untuk menggambarkan cerita yang bisa saja sepenuhnya khayalan. Beberapa unsur utama dalam buku fiksi antara lain:

  1. Plot: Merupakan alur cerita yang menjadi tulang punggung dari sebuah novel fiksi. Plot mencakup rangkaian peristiwa yang membentuk cerita, dimulai dari pengenalan, konflik, klimaks, hingga penyelesaian.
  2. Karakter: Tokoh dalam buku fiksi memainkan peran yang sangat penting. Setiap karakter memiliki sifat, tujuan, dan motivasi yang mendalam, yang mempengaruhi alur cerita.
  3. Setting: Setting atau latar cerita mencakup tempat dan waktu di mana cerita terjadi. Ini bisa berupa dunia nyata, dunia imajinasi, atau tempat fiktif yang diciptakan oleh penulis.
  4. Tema: Tema adalah ide sentral yang menjadi dasar cerita. Misalnya, tema tentang cinta, perjuangan, atau persahabatan yang memengaruhi jalan cerita dan karakter.
  5. Point of View: Sudut pandang yang digunakan untuk menceritakan cerita, seperti sudut pandang orang pertama atau ketiga, yang mempengaruhi bagaimana cerita disampaikan kepada pembaca.

Unsur-Unsur Buku Non-Fiksi

Buku non-fiksi berfokus pada penyampaian fakta, informasi, atau pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Buku jenis ini bertujuan untuk mengedukasi atau memberi wawasan kepada pembaca. Beberapa unsur utama dalam buku non-fiksi antara lain:

  1. Fakta: Buku non-fiksi harus didasarkan pada fakta-fakta yang dapat diverifikasi. Informasi yang disajikan bersifat objektif dan akurat.
  2. Tujuan dan Pesan: Setiap buku non-fiksi memiliki tujuan tertentu, seperti memberikan pengetahuan, memotivasi pembaca, atau menawarkan solusi untuk masalah tertentu. Buku ini juga cenderung memiliki pesan yang jelas dan langsung.
  3. Struktur yang Jelas: Buku non-fiksi sering kali memiliki struktur yang lebih terorganisir, seperti bab-bab yang membahas topik-topik tertentu dengan pembahasan yang sistematis.
  4. Referensi dan Sumber: Buku non-fiksi umumnya mencantumkan sumber-sumber referensi atau daftar pustaka untuk mendukung klaim atau informasi yang diberikan.
  5. Gaya Penulisan: Buku non-fiksi cenderung menggunakan gaya penulisan yang lebih formal dan informatif, berfokus pada penyampaian informasi dengan jelas dan mudah dipahami.

Perbedaan Utama antara Buku Fiksi dan Non-Fiksi

Secara umum, perbedaan mendasar antara buku fiksi dan non-fiksi terletak pada tujuan dan isinya. Buku fiksi bertujuan untuk menghibur, menginspirasi, atau membuat pembaca terhubung dengan cerita yang penuh imajinasi. Sebaliknya, buku non-fiksi berfokus pada penyampaian informasi yang faktual dan bertujuan untuk mendidik atau memberikan wawasan kepada pembaca.

Kesimpulan

Memahami unsur-unsur dalam buku fiksi dan non-fiksi adalah langkah pertama untuk memilih bacaan yang sesuai dengan tujuan Anda, apakah untuk hiburan atau pendidikan. Buku fiksi mengandalkan kreativitas dan imajinasi, sementara buku non-fiksi lebih berfokus pada kebenaran dan pengetahuan. Kedua jenis buku ini memiliki peran yang penting dalam kehidupan kita, memberikan berbagai manfaat sesuai dengan kebutuhan pembaca.

Baca Juga : Sling Bag Franklin dari Kael Leather Goods

Kenapa Orang Gemar Belanja di Luar Negeri? Harga Barang di Indonesia yang Relatif Lebih Mahal

Belanja di luar negeri kini menjadi kebiasaan yang semakin populer, terutama di kalangan generasi muda dan para profesional. Banyak orang memilih untuk berbelanja barang-barang yang mereka butuhkan di luar negeri, baik melalui situs e-commerce internasional maupun langsung berbelanja saat bepergian. Salah satu alasan utama di balik fenomena ini adalah harga barang di Indonesia yang cenderung lebih mahal dibandingkan dengan harga barang yang sama di negara lain. Apa saja faktor-faktor yang membuat harga barang di Indonesia lebih tinggi? Berikut Sahabat Kael Leather Goods adalah ulasan lengkapnya.

Kenapa Orang Gemar Belanja di Luar Negeri? Harga Barang di Indonesia yang Relatif Lebih Mahal - Kael Leather Goods

Harga Barang di Indonesia: Lebih Mahal karena Pajak dan Bea Masuk

Salah satu alasan utama mengapa harga barang di Indonesia lebih tinggi adalah adanya pajak dan bea masuk yang dikenakan pada barang impor. Setiap barang yang masuk ke Indonesia melalui jalur impor akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan bea masuk. Biaya ini, yang ditanggung oleh konsumen, membuat harga barang yang dijual di Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan harga barang yang sama di luar negeri.

Biaya Pengiriman dan Logistik yang Mahal

Selain pajak, biaya pengiriman juga menjadi salah satu faktor yang membuat harga barang di Indonesia lebih mahal. Biaya ini termasuk biaya transportasi, penyimpanan, serta bea yang harus dibayar di sepanjang jalur distribusi. Semakin tinggi biaya pengiriman, semakin mahal pula harga barang yang sampai di tangan konsumen.

Perbedaan Daya Beli dan Persaingan Pasar

Perbedaan daya beli antara Indonesia dengan negara lain juga mempengaruhi harga barang. Di negara-negara maju, daya beli masyarakat yang lebih tinggi memungkinkan harga barang untuk dijual dengan harga yang lebih murah. Sementara itu, di Indonesia, harga barang sering kali disesuaikan dengan daya beli masyarakat yang lebih rendah.

Keuntungan Belanja di Luar Negeri

Menghadapi harga barang yang lebih mahal di Indonesia, banyak orang akhirnya memilih untuk berbelanja di luar negeri. Salah satu keuntungan utama berbelanja di luar negeri adalah harga yang lebih terjangkau.

Kesimpulan: Belanja di Luar Negeri sebagai Solusi Harga yang Lebih Terjangkau

Fenomena banyaknya orang yang gemar berbelanja di luar negeri memang tidak terlepas dari tingginya harga barang di Indonesia. Pajak, biaya pengiriman, dan perbedaan daya beli menjadi faktor utama yang membuat barang di Indonesia lebih mahal. Meskipun demikian, penting bagi konsumen untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya pengiriman dan bea masuk ketika membeli barang dari luar negeri.

Baca Juga : Sederet Film Horor Indonesia di Bioskop Januari 2025