Suroso Isnandar Resmi Menggantikan Darmawan Prasodjo
Suroso Isnandar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 14 Oktober 2026. Komisaris Independen PLN, Andi Arief, membenarkan pergantian tersebut setelah rapat yang berlangsung secara daring. Keputusan ini menjadi perhatian publik karena PLN memegang peran strategis dalam menjaga pasokan listrik nasional. Untuk sementara, Suroso masih merangkap jabatan sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan hingga perusahaan menetapkan pejabat pengganti. Pergantian pucuk pimpinan ini juga membuka babak baru bagi kelanjutan transformasi perusahaan listrik negara.
Profil Suroso Isnandar dan Latar Belakang Pendidikan
Suroso Isnandar lahir di Klaten, Jawa Tengah, pada 12 Agustus 1971. Ia membangun kompetensinya melalui pendidikan teknik dan pengembangan keahlian di bidang sistem tenaga listrik. Suroso menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994. Selanjutnya, ia meraih gelar Master of Science dalam bidang Power System Engineering and Management dari University of Abertay pada 1999. Pada 2025, Suroso menyelesaikan pendidikan doktoral Teknik Elektro di ITB. Latar belakang akademik tersebut mendukung kiprahnya dalam pengelolaan infrastruktur kelistrikan, pengembangan teknologi, serta perencanaan energi. Informasi pendidikan dan perjalanan profesionalnya juga tercantum dalam profil Suroso di situs resmi PLN.
Rekam Jejak Karier Suroso di Lingkungan PLN
Suroso bukan sosok baru dalam industri ketenagalistrikan. Sebelum menjadi Dirut PLN, ia menjalankan sejumlah tanggung jawab strategis di berbagai unit perusahaan. Pada 2019–2021, Suroso menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi. Kemudian, pada 2021–2022, ia memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali. Ia juga menangani bidang digitalisasi sebagai Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN Kantor Pusat selama periode 2022–2023. Pada 18 Juni 2025, Suroso memperoleh kepercayaan untuk memimpin bidang Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan. Pengalaman tersebut memberinya bekal manajerial untuk memahami operasional, keandalan sistem, serta pengembangan bisnis kelistrikan.
Tantangan Suroso Isnandar dalam Memimpin PLN
Kepemimpinan Suroso menghadapi tantangan besar, mulai dari menjaga keandalan pasokan listrik hingga memenuhi pertumbuhan kebutuhan energi masyarakat dan industri. Selain itu, PLN perlu memperkuat infrastruktur, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan. Pengalaman Suroso dalam pengelolaan sistem tenaga listrik dan teknologi digital dapat menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan tersebut. Namun, keberhasilan kepemimpinannya akan bergantung pada pelaksanaan strategi, koordinasi antardivisi, pengelolaan investasi, serta kualitas pelayanan kepada pelanggan. Publik juga perlu mencermati bagaimana PLN menjalankan proyek strategis dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan listrik yang terus meningkat dengan target transisi energi yang berkelanjutan.
Melanjutkan Transformasi dan Menjaga Keandalan Listrik
Pergantian Direktur Utama PLN tidak hanya menyangkut perubahan jabatan, tetapi juga kesinambungan strategi perusahaan. Andi Arief menyampaikan apresiasi atas pengabdian Darmawan Prasodjo, khususnya kontribusinya dalam mendorong transformasi PLN. Ia juga menyatakan keyakinan bahwa Suroso akan meneruskan langkah pembenahan tersebut. Menurut Andi, perubahan pada RUPSLB kali ini berfokus pada posisi direktur utama, sedangkan jabatan direksi dan komisaris lainnya tidak mengalami pergantian dalam keputusan tersebut. Dengan pengalaman panjang di bidang kelistrikan, manajemen proyek, dan energi terbarukan, Suroso kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kinerja PLN. Masyarakat dapat menantikan langkah nyata kepemimpinan barunya dalam menghadirkan listrik yang andal, pelayanan yang lebih baik, dan transisi energi yang berkelanjutan.
👁 3929 kali
👁 2804 kali
👁 1457 kali
👁 1426 kali
👁️ Dilihat 14 kali




