Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad

Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad

Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad, Mutasi Baru TNI AD

Iwan Setiawan jadi Pangkostrad menjadi salah satu kabar penting dalam mutasi perwira tinggi TNI pada Oktober 2026. Letjen TNI Iwan Setiawan mendapat penugasan baru sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membenarkan penunjukan tersebut saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026. Posisi tersebut sebelumnya ditempati Letjen TNI Mohammad Fadjar. Pergantian ini sekaligus membuat Iwan meninggalkan jabatan sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif).

Maruli Sebut Pergantian sebagai Rotasi Organisasi

Penunjukan Iwan Setiawan jadi Pangkostrad berlangsung setelah surat pergantian diterima pada Selasa, 6 Oktober 2026. Maruli menjelaskan bahwa perubahan jabatan tersebut berjalan bersamaan dengan rotasi sejumlah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam). Menurut Maruli, pergantian perwira tinggi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Ia juga menyebut masa penugasan sekitar dua tahun menjadi salah satu konteks rotasi jabatan. Dengan demikian, perubahan posisi Pangkostrad tidak disampaikan sebagai bagian dari isu pergantian calon Panglima TNI.

Maruli Sebut Pergantian sebagai Rotasi Organisasi

Rekam Jejak Iwan Setiawan di TNI AD

Karier Iwan Setiawan telah melewati sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI AD. Perwira lulusan Akademi Militer 1992 tersebut pernah dipercaya memimpin Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Setelah itu, Iwan menjalankan tugas sebagai Pangdam XII/Tanjungpura sebelum kemudian mengemban jabatan sebagai Danpussenif. ANTARA mencatat Iwan pernah menyampaikan pesan kepada penerusnya di Kopassus agar menjaga kehormatan satuan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa penugasan Iwan berlangsung di sejumlah struktur komando penting TNI AD.

Kisah Everest 1997 Jadi Bagian Menarik Kariernya

Di luar rangkaian jabatan struktural, Iwan Setiawan juga memiliki pengalaman yang menarik perhatian. Ia menjadi bagian dari tim ekspedisi Indonesia yang mencapai puncak Gunung Everest pada 1997. Dalam ekspedisi tersebut, Iwan mendaki bersama Asmujiono dan Misirin serta sejumlah pendamping. Perjalanan menuju puncak tertinggi dunia itu menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan dirinya sebagai prajurit. Pengalaman ekspedisi tersebut juga berlangsung ketika Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Danjen Kopassus. Karena itu, kisah Everest kerap menjadi bagian dari profil Iwan ketika perjalanan karier militernya kembali menjadi perhatian publik.

Kisah Everest 1997 Jadi Bagian Menarik Kariernya

Pangkostrad Baru dan Dinamika Mutasi TNI

Kini, Iwan Setiawan jadi Pangkostrad dan mendapat tanggung jawab baru dalam struktur TNI AD. Jabatan Pangkostrad memiliki posisi strategis dalam organisasi karena Kostrad merupakan salah satu komando utama TNI AD. Pada rangkaian mutasi yang sama, Letjen TNI Tri Budi Utomo juga ditunjuk sebagai Wakil KSAD menggantikan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang mendapat tugas baru sebagai Wakil Menteri Pertanian. Serah terima jabatan Tri Budi Utomo disebut akan dilakukan paling lambat pada pekan berikutnya. Rangkaian perubahan tersebut menunjukkan adanya penyegaran di sejumlah posisi penting TNI AD pada Oktober 2026.

Kesimpulan: Penunjukan Iwan Setiawan sebagai Pangkostrad menjadi bagian dari rotasi perwira tinggi TNI AD. Dengan pengalaman sebagai Danjen Kopassus, Pangdam XII/Tanjungpura, dan Danpussenif, Iwan kini memasuki babak baru dalam perjalanan karier militernya.

-5%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.757.500.

👁 3835 kali

-12%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.628.000.

👁 2732 kali

-5%
Original price was: Rp650.000.Current price is: Rp617.000.

👁 1811 kali

-12%
Original price was: Rp650.000.Current price is: Rp572.000.

👁 2763 kali

👁️ Dilihat 11 kali